Yana Umar: Bobotoh Jangan Rugikan Persib

– Pentolan Viking Persib Club, Yana Umar menghimbau bobotoh untuk tidak kembali melakukan aksi pelemparan botol saat pertandingan. Perbuatan tersebut dinilainya tidak hanya akan merugikan Persib Bandung, namun juga merugikan bobotoh.
“Ini sebuah pembelajaran bagi semua. Mudah-mudahan tidak terulang. Jangan merugikan PERSIB dan bobotoh,” tuturnya, seperti dilansir laman resmi klub, Jumat, 23 Juni 2017.
Seperti diketahui Persib Bandung harus menggelontorkan uang denda sebesar Rp 45 juta. Denda tersebut terkait ulah bobotoh pada pertandingan menjamu Persiba Balikpapan di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Kota Bandung, Minggu 11 Juni 2017.
Hukuman diputuskan dalam sidang Komisi Disiplin PSSI yang digelar pada Rabu 21 Juni 2017 di Kantor PSSI, Jakarta. Hasil sidang diumumkan melalui keterangan resmi PSSI pada Kamis. Sidang komdis PSSI kali ini merupakan yang ke-8 sepanjang pergelaran Liga 1 2017.
Sebelumnya, Pangeran Biru juga dijatuhi denda dengan nominal yang sama plus larangan atribut pendukung, akibat bobotoh masuk lapangan saat Persib kontra Bhayangkara FC di Bekasi.
Yana Umar yang merupakan dirigen bobotoh tersebut juga mengimbau semua bobotoh agar tetap tenang menyikapi berbagai hal menyangkut Persib. Dia menilai, bobotoh perlu memahami perubahan peraturan liga yang berbeda dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya.
Sebelumnya, Panitia pelaksana pertandingan Persib juga berharap bobotoh bisa menonton dengan lebih tertib. Diharapkan tidak ada lagi pelemparan, menyalakan cerawat, apalagi masuk ke arena pertandingan.
Selaku Panpel, saya berharap bobotoh tidak mengulanginya lagi. Sehingga tidak ada lagi sanksi yang bisa merugikan tim. Tetaplah menjadi bobotoh santun, kata General Coordinator Panpel Persib, Budi Bram.***

abasudamerica.com Tips Pasaran Bola Online Sumber: Pikiran Rakyat