Tite Buat Timnas Brasil Kembali Bergairah

Sempat terpuruk pasca menjadi tuan rumah Piala Dunia 2014, Selecao Brasil sedang bergairah kembali sejak dilatih Tite. Pelatih bernama lengkap Adenor Leonardo Bacchi tersebut membawa kembali permainan menyerang indah ala Samba yang sudah sempat lama hilang. Sebelum Selecao ditangani oleh Tite, nama besar timnas Brasil yang notabene sebagai pemegang gelar terbanyak juara Piala Dunia, sempat tercoreng. Berstatus sebagai tuan rumah dalam gelaran Piala Dunia 2014, Selecao dipermalukan dengan kekalahan telak 1-7 lawan Jerman di babak semifinal. Kesedihan semakin bertambah bagi publik Brasil, saat Selecao kembali kalah telak 0-3 lawan Belanda dalam perebutan tempat ketiga Piala Dunia 2014. Selecao Brasil berupaya bangkit kembali bersama pelatih Dunga yang menggantikan pembesut sebelumnya Luis Felipe Scolari. Namun, Dunga tidak mampu mengangkat prestasi timnas Brasil. Malahan Selecao terpuruk secara tragis, kandas di perempat final Copa America 2015, dan tersisih di babak grup Copa America 2016. Brasil juga sempat rawan gagal ke Piala Dunia 2018 dalam era Dunga. Saat masih ditangani Dunga, Selecao hanya mampu meraih 9 poin dalam 6 pertandingan awal kualifikasi Piala Dunia zona Amerika Selatan. Pihak Federasi Sepakbola Brasil akhirnya memecat Dunga pasca Copa America 2016, dan digantikan oleh Tite. Sosok Tite di kalangan penggemar bola dunia tidak sepopuler pelatih-pelatih timnas Brasil sebelumnya. Namun, Tite punya prestasi mengkilap bersama klub-klub lokal Brasil. Tite mengantarkan klub-klub seperti Veranpolis, Caxias, Grmio, Internacional raih berbagai juara kompetisi lokal. Karier Tite bersama klub mencapai puncaknya saat menangani Corinthians. Pelatih kelahiran 25 Mei 1961 tersebut membawa Corinthians jadi pemenang Copa Libertadores dan Piala Dunia Antar Klub tahun 2012, Campeonato Brasileiro Srie A tahun 2011 dan 2015, Campeonato Paulista dan Campeonato Paulista tahun 2013. Sosok Tite sangat dihormati oleh penggawa timnas Brasil saat ini. Tite menaruh kepercayaan besar kepada para pemainnya. Tite tidak hanya mengandalkan kebintangan seorang pemain saja. Timnas Brasil sebelum dilatih Tite terlalu mengandalkan kehebatan Neymar.

selebrasi gol Neymar/ foto: fifa.com
Dalam era Tite, bukan hanya Neymar seorang saja yang diandalkan menjadi target man pencetak gol. Pemain lainnya seperti Gabriel Jesus, Philippe Coutinho dan Paulinho, mulai rajin membobol gawang lawan. Tite juga merotasi ban kapten Selecao Brasil, bukan hanya dipercayakan kepada Neymar. Bergantian Joao Miranda, Daniel Alves, Fernandinho, Renato Augusto dan Filipe Luis dipercaya oleh Tite sebagai kapten Selecao. Hasilnya, semua pemain senior mempunyai tanggung jawab besar yang sama saat membela Selecao Brasil. Pemain-pemain yang memperkuat klub-klub Liga Super China yang sebelumnya selalu terpinggirkan di timnas Brasil, juga mendapat perhatian oleh Tite. Contohnya Paulinhho dan Renato Augusto. Dua pemain yang membela klub China tersebut kini menjadi andalan utama Tite di lini tengah Selecao.

karier Paulinho bersama Timnas Brasil mengkilap lagi di era Tite/ foto: fifa.com
Berbekal kepercayaan besar dari pelatihnya, para pemain timnas Brasil menemukan kembali kegembiraan memainkan sepakbola indah. Tite memilih ikutsertakan staff pelatih bermental juara. Cludio Taffarel yang semasa masih bermain membawa Selecao juara Piala Dunia 1994 serta juara Copa America tahun 1989 dan 1997, dipercaya Tite jadi pelatih kiper Brasil. Mantan pemain Arsenal, Edu Csar Daude Gaspar yang pernah membawa Brasil juara Copa America 2004, dipercaya Tite sebagai General coordinator. Tite juga mengangkat Clber Xavier sebagai asisten pelatih, dan Fbio Mahseredjian sebagai pelatih fisik.

Tite dalam sesi latihan bersama anggota skuat Selecao Brasil/ foto: fifa.com
Bersama Tite, Selecao tak pernah kalah dalam 9 pertandingan, delapan laga diantaranya dalam kualifikasi Piala Dunia. Timnas Brasil sukses membuat total 25 gol, dan hanya kebobolan dua gol. Melihat gairah baru Selecao dalam era Tite, pendukung timnas Brasil kini sudah bisa optimis kembali, kesebelasan Samba kelak dapat kembali menjadi pemenang Piala Dunia tahun 2018 mendatang. Hasil Pertandingan Timnas Brasil dalam Era Tite Ekuador 0-3 Brasil (kualifikasi Piala Dunia)Brasil 2-1 Kolombia (kualifikasi Piala Dunia)Brasil 5-0 Bolivia (kualifikasi Piala Dunia)Venezuela 0-2 Brasil (kualifikasi Piala Dunia)Brasil 3-0 Argentina (kualifikasi Piala Dunia)Peru 0-2 Brasil (kualifikasi Piala Dunia)Brasil 1-0 Kolombia (friendly match)Uruguay 1-4 Brasil (kualifikasi Piala Dunia)Brasil 3-0 Paraguay (kualifikasi Piala Dunia)Statistik Penampilan Pemain Brasil dalam Era Tite Kiper:Alisson Becker (8 main/ klub AS Roma)Weverton Pereira da Silva (1 main/ Atletico Paranaense)Defender:Joao Miranda (8 main, 1 gol, 1 assist/ klub Inter Milan);Marquinhos (8 main/ Paris Saint Germain);Daniel Alves (7 main, 1 assist/ Juventus);Marcelo Vieira Junior (5 main, 1 gol, 2 assist/ Real Madrid);Filipe Luis (3 main, 1 assist/ Atletico Madrid);Thiago Silva (2 main/ Paris Saint Germain);Fagner Conserva Lemos (2 main/ Corinthians);Pedro Geromel (1 main/ Gremio);Rodrigo Caio (1 main/ So Paulo);Fabio Santos (1 main/ Atltico Mineiro);Jorge Marco Oliveira (1 main/ AS Monaco)Midfielder:Renato Augusto (8 main, 1 gol, 2 assist/ klub Beijing Guoan);Philippe Coutinho (8 main, 3 gol, 2 assist/ Liverpool);Paulinho Bezerra (7 main, 4 gol, 2 assist/ Guangzhou Evergrande);Willian Borges (7 main, 1 gol/ Chelsea);Fernandinho Luiz Roza (5 main/ Manchester City);Casemiro (4 main/ Real Madrid);Giuliano de Paula (3 main, 1 assist/ Zenit Saint Petersburg);Lucas Lima (2 main/ Santos);Walace Souza Silva (1 main/ Hamburger SV);Diego Ribas da Cunha (1 main/ Flamengo);Willian Aro (1 main, Flamengo);Gustavo Scarpa (1 main/ Fluminense);Rodriguinho Marinho (1 main/ Corinthians);Fernando Camilo Farias (1 main/ Botafogo)Attacker:Neymar (7 main, 6 gol, 6 assist/ klub Barcelona);Gabriel Jesus (6 main, 5 gol, 3 assist/ Manchester City);Roberto Firmino (4 main, 1 gol/ Liverpool);Diego Souza (3 main/ Sport Recife);Taison Barcellos Freda (2 main/ Shakhtar Donetsk);Douglas Costa (2 main/ Bayern Munich);Dudu Eduardo Pereira Rodrigues (1 main, 1 gol/ Palmeiras);Robinho (1 main/ Atltico Mineiro);Luan Guilherme de Jesus Vieira (1 main/ Gremio)

abasudamerica.com Tips Pasaran Bola Online Sumber: Kompasiana