Kasus Penipuan Jual Beli Online Naik Jadi 150 Kasus

Rimanews- Sepanjang 2015, ada 2.196 jumlah tindak pidana di Depok. Sedikitnya ada 70 kasus dengan empat kasus menonjol seperti curanmor, curas, curat, dan anirat. “Coba saja dirata-rata jika ada 2.196 kasus dibagi 365 hari, rata-rata per hari ada 6 kasus kejahatan terjadi di Depok,” kata Wakapolresta Depok AKBP Irwan Anwar, Jumat (1/1/2015). Baca Juga Anas Urbaningrum imbau kader Demokrat gabung Hanura Sidang dipindah, Ahok: saya nurut saja Banser ingin bantu amankan natal, ini respons Kapolda Metro Kasus curanmor sepanjang 2015 mencapai 280 kasus. Sedangkan pencurian dengan pemberatan mencapai 281 kasus. Untuk kejahatan narkoba sebanyak 319 kasus naik 17 persen. Kasus sengketa tanah juga rawan terjadi di Depok. Sepanjang 2015 ada 79 kasus yang diterima polisi, naik dari tahun lalu hanya 73 kasus. “Depok banyak terjadi kasus sengketa tanah, naik 8 persen,” kata Kapolresta Depok Kombes Pol Dwiyono. Sepanjang tahun 2015 juga terjadi peningkatan drastis kasus penipuan jual beli online. Penipuan online pada tahun 2014 hanya 90 kasus, namun pada tahun 2015 naik jadi 150. “Seiring berkembangnya dunia maya, membuat penipuan jual beli online tahun 2015 naik 66 persen dari tahun lalu,” ungkap Dwiyono. Sponsored Telah Launching Rimanews Android Apps KATA KUNCI : jual beli online , Penipuan jual beli online , kriminal , Nasional

Sumber: RimaNews