Juventus Disebut Tidak Meyakinkan di Kompetisi Eropa

Namun menurut Arrigo Sacchi, mantan pelatih kenamaan Italia, Juve memang punya kapabilitas untuk bermain bagus di Italia namun ia merasa jika mereka masih belum bisa meyakinkan ketika main di Liga Champions.
Musim lalu Juve memang berhasil melaju hingga babak final Liga Champions sebelum dikalahkan Barcelona dengan skor 3-1. Akan tetapi bagi Sacchi, Juve masih kurang bukti akan konsistensinya di ajang tersebut alias bisa melangkah ke final akan menjadi percuma jika tidak diikuti dengan performa yang stabil disana.
Juve memang seperti 10 tahun lebih baik dalam hal kepaduan dan kompetensi di Italia. Namun mereka seperti tim yang memiliki semacam slogan yang terbatas. Di Milan, kami punya tiga yakni untuk menang, bermain meyakinkan, dan bermain menghibur. Sementara di Juve, mereka hanya fokus untuk meraih kemenangan alias juara saja, tegas Sacchi.
Juve selalu berkata di Italia kami selalu juara. Maka saya katakan bahwa tim seperti Rosenborg pun juga selalu jadi juara di Norwegia sana. Tapi apa yang diperhitungkan adalah di Liga Champions dan Juve saya rasa masih mengalami kesulitan besar disana.
Juve sendiri memang akan menghadapi satu perjuangan besar untuk tidak mengikuti jejak Roma. Mereka pekan depan akan bertandang ke markas Bayern Munchen dan harus menang disana atau setidaknya main imbang 3-3. Pasalnya, hanya dua syarat itu saja yang harus dipenuhi Juve menyusul hasil imbang 2-2 ketika main di laga pertama di kandang sendiri.
Sementara itu Sacchi sendiri merupakan eks pelatih Parma, Milan, Timnas Italia, Atletico Madrid, dan pernah menjabat sebagai Direktur Olahraga di Real Madrid. Prestasi terbesarnya tentu ketika membawa Milan juara Serie A (1987-1988) dan dua kali juara di European Cup serta dua kali pula juara Intercontinental Cup. Sacchi juga membawa Italia menjadi runner-up di Piala Dunia 1994.

abasudamerica.com pengeluaran togel Sumber: Sidomi