Jangan Melupakan Persaudaraan Kita

detik com Presiden Joko Widodo menyampaikan pesan persaudaraan di Pondok Pesantren Darussalam di Dukuhwaluh, Purwokerto, Banyumas, Jawa Tengah.

“Jangan melupakan persaudaraan kita,” kata Presiden Jokowi.

Saat tiba di Ponpes Darussalam, Jokowi disambut meriah dengan shalawat Badar oleh para santri, pengasuh pondok pesantren, dan masyarakat.

Pada kesempatan itu, Presiden juga mengingatkan betapa Indonesia merupakan negara yang besar dengan 17.000 pulau dan tidak ada negara di mana pun yang memiliki pulau sebanyak Indonesia.

“Kita juga memiliki 516 kabupaten dan kota, memiliki 34 provinsi dari Sabang sampai Merauke, dari Pulau Miangas sampai Pulau Rote. Kita juga memiliki 714 suku yang tersebar di 17.000 pulau itu tadi yang bahasa daerahnya juga berbeda-beda ada 1100 lebih bahasa daerah kita,” kata dia.

detik com Ia mengaku sedikit belajar, bahasa ngapak misalnya, “kepriwe kabare” yang jelas berbeda dengan bahasa daerah lain misalnya di Sumatera Utara.

“Di sana, setelah ‘assalamualaikum’, kalau yang sebelah utara biasanya ‘horas’, nanti masuk ke tengah beda lagi, ‘majua jua’. Agak ke timur beda lagi, ‘jua-jua’, ke selatan, ke Nias beda lagi ‘ya ahowu’,” kataJokowi.

Oleh sebab itu dalam kehidupan muamalah, Presiden meminta agar semuanya menyadari bahwa Indonesia memang berbeda-beda. Perbedaan itu kata Presiden merupakan hukum dan takdir Alloh bagi bangsa Indonesia yang harus disyukuri.

(Baca juga: Jokowi: Dengan Panduan Al Quran, Kita Pahami Kodrat RI Berbineka)

Pada kesempatan itu, Presiden juga berdialog dengan sejumlah santri dan memberikan hadiah sepeda kepada yang bisa melafalkan Pancasila dan menjawab kuis sederhana tentang keberagaman.

Hingga sekitar pukul 22.00 WIB, Presiden meninggalkan pondok pesantren tersebut dan singgah untuk membagikan paket sembako di sekitar Stasiun Purwokerto. detik com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *