Pesta Rakyat Maluku di Festival Teluk Ambon 2016

Rimanews – Ajang promosi kekayaan alam dan budaya di ibu kota Maluku ini menjadi kunci perhelatan akbar Festival Teluk Ambon 2016 dengan mengusung tema Alam Beta Indah. Eksotisme bahari Indonesia timur memang tak habis dijelajah. Birunya laut dan putihnya pasir pantai seakan menjadi magnet tersendiri untuk mengundang anda kembali menikmati panorama bumi tanah air beta. Adalah Festival Teluk Ambon 2016, sebuah gelaran akbar tahunan di kota yang terkenal dengan julukan “Ambon Manise” ini siap memukau wisatawan tak hanya dari segi alam tetapi juga pesona budaya dan sejarahnya. Tercatat pertama kali diadakan pada tahun 2006, event tahunan yang dimulai pada 6 September dan berakhir pada 10 September itu terselenggara atas kerjasama Pemerintah Provinsi Maluku dan Kementrian Pariwisata Republik Indonesia. Baca Juga Pengibaran Bendera RRC, Fahri: Hati-Hati Provokasi Joey Alexander Kembali Masuk Nomine Grammy Harris J Raih Platinum Award Alam Beta Indah dipilih menjadi tema sebagai bentuk representasi pulau indah nan subur yang tersohor semenjak lampau berkat hasil rempah yang melimpah. Tema tersebut juga memberikan semangat dan dorongan dari Kementrian Pariwisata bagi setiap daerah untuk tak henti menggali dan mempromosikan potensi wisata masing-masing. Bukan tanpa alasan pesta rakyat ini rutin dilakukan. Festival Teluk Ambon sengaja dibuat untuk memamerkan kecantikan kota yang memiliki segudang potensi istimewa termasuk menarik minat pelancong berkunjung baik domestik maupun internasional disamping menumbuhkan investasi dan perluasan bisnis pariwisata. Acara ini juga dipercaya mampu mempererat tali persaudaraan dan nasionalisme baik bagi warga Maluku sendiri dan seluruh rakyat Indonesia. Sederet acara akan hadir memanjakan waktu berlibur anda mengunjungi Maluku. Diantaranya perayaan HUT Gereja Protestan Maluku sebagai salah satu gereja tertua di pusat kota Ambon pada 6 September, dilanjut dengan karnaval budaya dan festival Hawaiian Band dalam menyambut hari jadi kota Ambon keesokan harinya. Upacara pembukaan yang diikuti oleh parade perahu hias dan pagelaran budaya sendiri dilaksanakan pada 8 September nanti. Bahkan di hari yang samapun anda diajak untuk membersihkan pantai pesisir Teluk Ambon bersama masyarakat, pelajar dan instansi terkait sebagai bentuk apresiasi menjaga kelestarian alam dan lingkungan. Tak berhenti sampai disitu, pagi anda akan diisi dengan senam massal di jembatan megah yang melintasi kota Ambon yang dikenal bernama Jembatan Merah Putih pada 9 September ditambah menikmati alunan syahdu musikalisasi puisi di bawah area jembatan Tantui sambil ditemani hamparan birunya laut. Perlombaan mendayung perahu bercadik menggunakan pakaian khas Maluku atau disebut Semang baik oleh kaum pria dan wanita menjadi rangkaian acara penutupan Festival Teluk Ambon 2016 disamping sejumlah kegiatan lain seperti atraksi memancing tradisional dan pembersihan terumbu karang Teluk Ambon tepat di hari terakhir yaitu 10 September berlokasi di Jembatan Merah Putih (JMP) Tantui. Sambil menyusun rencana perjalanan, bagi anda yang berusia 18 hingga 25 tahun Festival Teluk Ambon juga membuka sayembara mendesain logo pariwisata Maluku. Terpikat dengan destinasi wisata yang komplit ditambah meraih hadiah menarik. Penasaran kan? Jadi tunggu apalagi, Katong tunggu ose di beta pung alam indah! Simak informasi lainnya hanya di Pesona Indonesia (adv) Sponsored Telah Launching Rimanews Android Apps KATA KUNCI : PESONA INDONESIA , Kemenpar , Menpar , maluku , ambon , Festival Teluk Ambon 2016 , travel , gayahidup

Sumber: RimaNews