2009: Selebrasi Emosional Ronaldo Membuat Jaring Pembatas Stadion Roboh

Data Pengeluaran Togel Hari Ini Metrotvnews.com, Sao Paulo: Ronaldo Luís Nazário de Lima atau yang biasa dikenal dengan nama Ronaldo membuat suporter Corinthians yang memadati stadion Estádio Paulo Constantino histeris saat melawan Palmeiras, 8 Maret 2009. Tidak hanya bersemangat melihat Ronaldo kembali tampil usai cedera lama. Penonton juga bersemangat dan lompat kegirangan karena sang fenomena sukses mencetak gol penyama kedudukan pada injury time. Ronaldo absen selama satu tahun akibat cedera lutut saat membela AC Milan di Liga Italia Serie-A 2007–2008. Setelah setahun menepi dan tubuhnya menjadi gemuk, eks Inter Milan, Barcelona, Real Madrid, dan PSV Eindhoven itu kembali bermain pada 4 Maret 2009. Ketika itu, Ronaldo tampil sebagai pemain pengganti ketika Corinthians melawan Itumbiara di Copa do Brasil. Baca juga 1872: Digelarnya Laga Internasional Pertama di Dunia Freddie Mercury Tutup Usia 1999: Awal Cedera Parah Ronaldo Brandconnect 8 Jajanan Indonesia Terlezat untuk Dicicipi Namun, laga melawan Palmeiras yang akhirnya menjadi momen bersejarah bagi Ronaldo. Pria yang rajin berurusan dengan cedera lutut itu membuat penonton bersorak ketika dimainkan pada menit ke-63. Kehadirannya terbukti mampu membuat perbedaan. Lini depan Corinthians yang tumpul pada babak pertama mulai bisa membuat gebrakan di pertahanan lawan. Aksi pertama Ronaldo terjadi pada menit ke-78. Pada saat itu, akselerasinya berujung sepakan keras dari luar kotak penalti. Tapi gol tidak tercipta karena bola membentur mistar gawang. Ronaldo yang sudah bertubuh tambun akhirnya membuktikan diri masih berkualitas. Dalam satu momen sepak pojok, ia sukses melepaskan diri dari kawalan bek lawan dan menyundul bola ke dalam gawang pada menit ke-93. Sorak sorai mengiringi gol Ronaldo. Mungkin karena terlalu emosional, pemilik tiga trofi Pemain Terbaik Dunia itu langsung berlari ke arah suporter Corinthians dan memanjat jaring pembatas antara lapangan dengan tribun. Aksi Ronaldo diikuti oleh rekan-rekannya serta para fan Corinthians. Lantaran tidak kuat menahan beban, jaring pembatas tersebut roboh dan membuat penonton dengan mudah masuk ke dalam lapangan. Selebrasi Ronaldo dianggap telah membuat kegaduhan dan dinilai sebagai sebuah pelanggaran oleh wasit. Alhasil, kartu kuning harus diterima oleh striker yang membawa Brasil juara Piala Dunia 2002 itu. Ronaldo tak mempermasalahkan putusan wasit. Pun dengan suporter Corinthians yang sudah kadung bergembira melihat sang pahlawan menyelamatkan tim dari kekalahan. Laga melawan Palmeiras menjadi awal kisah Si Fenomenal di Liga Brasil. Pada musim itu, ia berhasil mencetak 10 gol hanya dari 14 pertandingan. (TDIFH) (HIL)

Sumber: MetroTVNews