Polres Merangin Amankan 31 Kg Ganja Asal Aceh

Bandar Judi Bola Terpercaya Jambi – Sepandai-pandai tupai melompat, akhirnya sesekali terjatuh juga. Pepatah tersebut tampaknya pas dialamatkan kepada Hasbi Hamid (62), seorang anggota jaringan pengedar narkotika dan obat-obat berbahaya (narkoba) asal Dusun Pante Husen, Desa Meunasah Garot, Kecamatan Peudada, Kabupaten Bireun, Provinsi Nagroe Aceh Darussalam (NAD). Beberapa kali Hasbi Hamid berhasil membawa ganja dari NAD ke Provinsi Lampung melalui Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum). Namun kali ini nasib sial menimpa Hasbi Hamid. Akibat perbuatannya, dia pun terpaksa meringkuk di sel Polres Merangin, Jambi. Kapolres Merangin, Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Munggaran Kertayuga di Jambi, Jumat (16/9) menjelaskan, Hamid Hasbi berhasil ditangkap Satuan Narkoba (Satnarkoba) Polres Merangin membawa ganja di sebuah rumah makan di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum), Desa Margoyoso, Kecamatan Tabir Lintas, Kabupaten Merangin, Jambi, Kamis (15/9). Dari tangan tersangka berhasil diamankan 31 kilogram (kg) daun ganja kering. “Petugas mengendus keberadaan tersangka karena garak-geriknya mencurigakan selama menumpang bus Medan-Jakarta. Awak bus menaruh curiga teradap tersangka karena selama perjalanan, tersangka tak pernah melepas tas jinjingnya. Ketika sampai di sebuah rumah makan di Margoyoso, Merangin, awak bus melapor ke petugas. Lalu petugas pun langsung menyergap tersangka,” katanya. Ketika hendak ditangkap, lanjut Munggaran, tersangka sempat hendak melarikan diri. Namun berkat kesigapan petugas, tersangka berhasil dibekuk. Tersangka membawa ganja dalam dua tas. Satu tas disimpan dalam bagasi, satu tas lagi dipegang tersangka. Total daun ganja kering dalam dua tas tersebut seberat 31,35 kg. “Tersangka mengaku sudah dua kali membawa ganja dari Aceh ke Lampung menumpang bus Medan-Jakarta. Sebelumnya tersangka berhasil lolos membawa ganja lima kg hingga ke Lampung. Kami masih mengembangkan kasus ini. Penadah ganja di Lampung masih kami telusuri. Kemudian kami juga menyelidiki anggota jaringan pengedar narkoba Aceh yang terkait dengan tersangka,” katanya. Radesman Saragih/JAS Suara Pembaruan

Sumber: BeritaSatu