Masyarakat Berperan Besar Majukan OTT Lokal

Bandar Judi Bola Terpercaya Jakarta – Indonesia merupakan salah satu negara dengan jumlah pengguna internet terbesar di dunia. Dari data terbaru yang dimiliki Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII), jumlahnya sudah mencapai 133 juta. Sayangnya meskipun sudah banyak konten lokal yang disediakan, mayoritas pengguna internet di Indonesia masih menggunakan Over the Top (OTT) global semisal Line, Path, Facebook, Whatsapp, Twitter, dan lainnya. Sekretaris Jenderal APJII, Henri Kasyfi Soemartono menyampaikan, secara kualitas sebetulnya media sosial atau instant messenger buatan lokal tidak kalah dengan yang global. Hanya saja dari sisi jumlah pengguna, buatan lokal masih jauh ketinggalan. “Untuk bisa bersaing dengan konten luar, memang banyak sekali komponenya. Dari sisi teknis, APJII bisa bantu. Dari sisi finansial, koperasi digital juga bisa bantu. Secara kualitas sebenarnya sudah baik. Tapi kalau tidak dipakai oleh masyarakat kita sendiri, bagaimana mereka bisa mendapatkan feedback untuk memperbaiki diri,” papar Henri Kasyfi, di Jakarta, Rabu (24/8). Yang harus dilakukan saat ini menurut Henri adalah mengubah mindset masyarakat untuk pelan-pelan menggunakan OTT lokal, sehingga penggunanya bisa menyaingi OTT global. “Sebaiknya kita tidak terlalu kejam dengan produk lokal. Baik atau buruk, kita harus ikut memakainya. Kalau pun hari ini masih buruk, dengan menerima komplain atau feedback dari kita, OTT lokal tersebut tentu akan memberbaiki kualitas,” imbuhnya. Adanya regulasi Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) untuk perangkat 4G di Indonesia juga dilihat Henri sebagai kesempatan. Tetapi tentunya kesempatan tersebut harus dibarengi dengan peningkatan kualitas OTT lokal dengan fitur-fitur yang memudahkan penggunanya. Herman/YUD BeritaSatu.com

Sumber: BeritaSatu