Kemenangan Tim Sepakbola PON Jawa Barat Diwarnai Kericuhan

Bandar Judi Bola Terpercaya VIVA.co.id – Jawa Barat berhasil melaju ke final cabang olahraga sepakbola Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX/2016, Jawa Barat. Mereka mencapai partai puncak usai menggulung Papua dengan skor 3-1. Sayangnya, kemenangan Jawa Barat atas Papua dinodai aksi tak terpuji dari suporter. Insiden bermula ketika gelandang Papua, Muhammad Tahir, sedang menggiring bola di sisi kanan pertahanan Jawa Barat. Bek Jawa Barat, Pian Hadiansyah, melakukan penjagaan terhadap Tahir. Namun, Tahir melakukan tindakan yang tak patut dicontoh. Pemain Persipura Jayapura tersebut menghantam kaki Pian. Kejadian ini langsung direspons oleh wasit Imam Sukoco. Dia mengeluarkan kartu kuning untuk Tahir. Itu adalah kartu kuning kedua yang diterima Tahir. Artinya, dia keluar lapangan. Tindakan Tahir ternyata memicu amarah dari para penonton. Mereka langsung melemparkan botol minuman ke arah sang pemain. Tahir sempat terkena salah satu botol yang dilempar. Akibat kejadian ini, pertandingan harus dihentikan sejenak. Situasi semakin panas saat suporter dari tribun lain melempari bench tim Papua. Ofisial Papua sempat naik darah. Beruntung, pihak keamanan bertindak cepat. Mereka langsung masuk ke tribun untuk mencari pelaku pelemparan. Ketika polisi masuk ke tribun, para penonton bersikap lebih tenang. Kericuhan akhirnya mereda dan pertandingan dilanjutkan kembali. Jawa Barat berhasil lolos ke final lewat aksi dua bintang muda Persib Bandung, Gian Zola dan Febri Haryadi. Babak pertama berakhir dengan skor imbang. Jawa Barat tertinggal lebih dulu lewat gol Freddy Jefferson di menit 42. Semenit kemudian, Erwin Ramdani mencetak gol penyeimbang. Pada paruh kedua, Jawa Barat bermain lebih eksplosif. Febri sudah membobol gawang Papua saat babak kedua baru berjalan 2 menit. Zola melengkapi keunggulan Jawa Barat lewat sepakan first time. (one)

Sumber: VivaNews