Gerhana Matahari Total 2016 di Indonesia Bisa Dilihat di 11 Provinsi Ini

Bandar Judi Bola Terpercaya Gerhana matahari total 2016 di Indonesia akan terjadi pada 9 Maret mendatang. Gerhana tersebut akan sangat istimewa karena Indonesia menjadi satu-satunya negara yang dapat menangkap fenomena alam ini. Disampaikan oleh Kepala Lapan (Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional) Thomas Djamaludin, terdapat 11 provinsi yang dialui oleh gerhana matahari total tersebut. Gerhana matahari total tidak akan terjadi dalam jangka waktu lama. Menko Kemaritiman, Indroyono Soesilo mengungkap, “Gerhana matahari total ( di Indonesia ) terakhir tahun 1983, habis ini baru (terjadi lagi) 33 tahun lagi. Kalau kita masih hidup (33 tahun lagi) baru bisa lihat (gerhana matahari total ini) lagi.” Indroyono menambahkan bahwa gerhana matahari total tahun ini mestinya membuat bangsa Indonesia berbangga, karena hanya melewati wilayah kita. Jelas, perhatian masyarakat dunia akan tertumpah ke Indonesia. Oleh karenanya, sang menteri mendorong agar semua kementerian terkait, lembaga pemerintah, stake holder, dan swasta memanfaatkan momen ini, untuk mendatangkan devisa dari pariwisata. Ketua Lapan, Thomas Djamaluddin membenarkan hal ini. Kepada Liputan6.com ia menyebut, “Gerhana matahari total akan melintasi 11 provinsi di Indonesia. Fenomena alam tersebut menarik dan dipastikan menjadi daya tarik bagi wisatawan nasional maupun mancanegara untuk menyaksikannya.” Adapun 11 provinsi yang dilalui tersebut adalah, Bengkulu, Jambi, Sumatera Selatan, Bangka Belitung, Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Sulawesi Barat, Sulawesi Tengah, dan Maluku Utara. Terdapat sedikit perbedaan waktu gerhana matahari di wilayah Indonesia barat dan timur pada 9 Maret mendatang. Thomas menambahkan, “Gerhana matahari total di bagian timur Indonesia akan berlangsung sekitar 3 menit pukul 09.00 waktu setempat. Sedangkan di bagian barat akan berlangsung sekitar 2 menit pukul 07.30 WIB.” Masyarakat Indonesia di luar 11 provinsi tersebut tetap dapat melihat fenomena gerhana matahari. Namun, karena radius gerhana matahari total hanyalah 100 kilometer, maka wilayah lain hanya mengalami gerhana matahari sebagian.

Sumber: Sidomi