Empat Pengedar Narkoba Diringkus Polres Bengkulu

Bandar Judi Bola Terpercaya Bengkulu – Santuan Narkoba, Polres Bengkulu, dalam sehari berhasil menangkap empat orang pengedar narkoba jenis sabu di daerah ini. Mereka adalah AW (53), DW (39), IA (32), dan SI (41), semuanya warga Kota Bengkulu. “Dalam sehari anggota Satuan Narkoba, Polres Bengkulu berhasil menangkap empat orang tersangka pengedar narkoba di daerah ini. Mereka ditangkap di empat lokasi berbeda,” kata Kapolres Bengkulu, AKBP Ardian Indra Nurinta, di Bengkulu, Minggu (9/10). Ia mengatakan, keempat tersangka pengedar narkoba jenis sabu yang berhasil ditangkap anggota Satuan Narkoba, Polres Bengkulu, akhir pekan lalu, merupakan pengedar dari jaringan yang berbeda. Indikasi tersebut didasarkan atas sabu yang ditemukan dari keempat tersangka ukurannya berbeda satu sama lain. Namun, untuk memastikan mereka berasal dari jaringan yang berbeda, saat ini para tersangka masih menjalani pemeriksaan secara intensif di Mapolres Bengkulu. “Empat tersangka berikut barang bukti masih kita amankan di Mapolres Bengkulu, untuk menjalani penyidikan secara intensif guna mengungkapkan mereka berasal dari jaringan pengedar mana di Bengkulu,” ujarnya. Kapolres menambahkan, kronologis menangkapan keempat pengesar sabtu ini berawal dari ditangkapnya AW (53), di Jalan Raden Patah, Kota Bengkulu. Dari keterangan tersangka AW, penyidik akhirnya bisa menangkap tiga pelaku lainnya, yakni DW, IS, dan IA. Barang bukti yang berhasil diamankan polisi dari masing-masing tersangka DW sabu seberat 0,30 gram, IA sabu seberat 0,22 gram, AW sabu seberat 0,10 gram, dan tersangka SI sabu sebanyak 9 paket seberat 1,5 gram. Dari hasil pengembangan terhadap empat tersangka, polisi telah menetapkan YT sebagai DPO Polres Bengkulu. YT diduga sebagai pengedar sabu di Bengkulu dari jaringan kelompok lain. “Sekarang YT sedang kita kejar dan diharapkan dalam waktu singkat ini yang bersangkutan dapat kita ringkus. Kita sudah mendapat informasi keberadaan YT dan sekarang tinggal menunggu waktu yang tepat untuk menangkapnya,” ujarnya. Kapolres mengatakan, dewasa ini Provinsi Bengkulu sudah mengalami fase darurat narkoba, sehingga diperlukan dukungan dari semua pihak untuk menghentikan peredaran barang haram tersebut di daerah ini. Terkait dengan hal tersebut, Kapolres Bengkulu mengimbau masyarakat untuk mengawasi secara ketat anggota keluarganya agar tidak terjerumus dengan penyalahgunaan barang haram tersebut. “Sekarang ini peredaran narkoba tidak hanya di tempat-tempat tertentu saja, tapi sudah merambah ke kampung termasuk ke desa-desa. Untuk mengantispasi ini diperlukan peran dari semua pihak, termasuk para orangtua dapat mengawasi anaknya agar tidak terjebak dalam penggunaan narkoba,” ujarnya. Usmin/PCN Suara Pembaruan

Sumber: BeritaSatu