1980: Lahirnya Seniman Lapangan Hijau, Ronaldinho

Bandar Judi Bola Terpercaya Metrotvnews.com, Jakarta: Sekitar satu dekade lalu, sebelum Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo mendominasi sepak bola dunia, ada satu pemain yang selalu dielu-elukan pecinta sepak bola. Dialah Ronaldo de Assis Moreira alias Ronaldinho. Seniman lapangan hijau, julukan itu mungkin pantas disematkan pada pemain yang tepat berulang tahun ke-35 pada hari ini, Sabtu 21 Maret 2015. Baca juga 1872: Digelarnya Laga Internasional Pertama di Dunia Freddie Mercury Tutup Usia 1999: Awal Cedera Parah Ronaldo Brandconnect 8 Jajanan Indonesia Terlezat untuk Dicicipi Ya, Ronaldo memang selalu mampu membuat orang berdecak kagum dengan aksi olah bolanya yang luar biasa, serta yang tak mungkin dilupakan orang ialah, senyum yang selalu dilemparnya kepada semua orang. Bahkan kepada wasit ketika mendapatkan kartu kuning atau merah. Ronaldinho bahkan mungkin jadi satu-satunya pemain Barcelona yang mendapatkan standing ovation (aplaus) dari pendukung klub rival, Real Madrid. Kejadian langka itu terjadi pada laga El Clasico, 19 November 2005. Dinho sukses menyihir puluhan ribu pasang mata yang hadir di Santiago Bernabeu dengan aksi-aksi menawannya. Dia mencetak dua gol untuk membantu Barca menang 0-3. Namun anehnya, fan Madrid tidak nampak kecewa dengan kekalahan tersebut, malah, mereka merasa terhibur dengan aksi Dinho sehingga memberikan aplaus di akhir laga. Di Barcelona, Ronaldinho benar-benar sukses mencapai puncak kariernya. Enam trofi bergengsi berhasil diraihnya, termasuk dua titel La Liga dan satu Liga Champions. Dua penghargaan pemain terbaik dunia versi FIFA pun berhasil disandangnya dalam kurun lima tahun di Barca. Setelah dari Barca, dia sempat memperkuat AC Milan, Flamengo, Atletico dan kini merumput bersama klub Meksiko Querataro FC. Di level Timnas, Dinho juga sukses membuat orang berdecak kagum dengan aksi tendangan bebasnya ke gawang Inggris di babak perempat final Piala Dunia 2002. Eksekusinya dari jarak yang cukup jauh, sukses memperdaya kiper kawakan, David Seaman dan membawa Selecao menang 2-1. Brasil pun dibawanya merebut gelar Piala Dunia kelimanya di Korea Selatan. (ACF)

Sumber: MetroTVNews