Stadion Mau Dibongkar Pertamina, Manajemen Persiba Minta Diundur

Angka Keluar Hongkong BALIKPAPAN – Ketua Umum (Ketum) Persiba Syahril HM Taher, didampingi Sekretaris Umum (Sekum)-nya Irvan Taufik, mendatangi kantor DPRD Balikpapan. Mereka ingin mengadukan masalah rencana Pertamina Refinery Unit (RU) V yang akan membongkar Stadion Parikesit yang menjadi homebase Persiba sejak dulu. Pembongkaran itu sendiri akan dilakukan pada Januari 2017. Di hadapan Ketua DPRD Balikpapan Abdulloh dia menceritakan nasib tim berjuluk beruang madu tersebut. “Bukan mau menghalangi-halangi, ini adalah proyek nasional. Tapi kalau berbicara Stadion Persiba mau dibikin workshop, warehouse, tentu kan ada alasannya.” “Kenapa sih, tidak diundur dulu (pembongkarannya). Karena kantor dan lain-lain masih ada di sana,” keluh pria berambut putih itu, seperti diberitakan Balikpapan Pos (Jawa Pos Group). Dia pun meminta waktu Pertamina untuk menunda pembongkaran tersebut selama enam bulan, agar Persiba Balikpapan menggunakan Stadion Parikesit. Agar Persiba dalam menyelesaikan turnamen musim ini, sebelum mengikuti kompetisi Indonesia Super League (ISL) 2017. Sembari itu pula, menunggu penyelesaian Stadion Batakan yang diperkirakan rampung pada Juli 2017. “Waktu enam bulan, enggak lama itu loh. Kan masih banyak yang bisa dikerjakan Pertamina tanpa harus membongkar stadion dulu.” “Waktu dulu Gubernur Kaltim bicara ‘kan jangan dulu dibongkar, kalau belum selesai kompetisi. Kan gitu, saya selaku ketua umum mengharapkan jangan dibongkar dulu lah, karena kiblatnya kepada masalah sosialnya. Itu aja sebenarnya,” paparnya. (rkp/ray/jpnn) 0 share 0 tweet 0 +1

Sumber: JPNN