Pemain Dunia Sebut Sanksi Suarez Terlalu Berat

Angka Keluar Hongkong NATAL – Federasi Pemain Sepak Bola Profesional Internasional (FIFPro) memberikan dukungan kepada penyerang timnas Uruguay, Luis Suarez setelah mendapatkan hukuman empat bulan untuk tidak terlibat di dunia sepak bola setelah menggigit bahu bek Italia, Giorgio Chiellini di ajang Piala Dunia 2014. Pemain dunia yang tergabung dalam FIFPro menilai sanksi yang diterima Suarez terlalu berat. Meski menyatakan dukungan terhadap Suarez, FIFPro tetap berpegang teguh pada prinsip sportifitas dan fair play. “Kami memegang teguh prinsip fair play. Suarez berhak mengajukan banding. FIFPro yakin semua pihak butuh waktu untuk meredakan semua emosi, dan kembali melakukan pertimbangan atas keputusan yang diambil,” bunyi pernyataan FIFPro seperti dilansir Soccerway, Sabtu (28/6). “Faktanya, Suarez dilarang untuk bekerja dalam waktu yang cukup lama di mana hal tersebut berkaitan dengan haknya untuk bekerja. Dan fakta lainnya, Liverpool terkena imbas dari hukuman tersebut. Oleh karena itu, Luis Suarez pantas mendapat dukungan yang dibutuhkan termasuk dukungan hukum. Sehingga saat dilakukan banding, hukumannya bisa dikurangi,” sambungnya. FIFPro mengakui jika ini masalah serius apabila melihat sanksi yang diberikan oleh Komite disiplin FIFA. Namun mereka menilai masih ada ruang untuk kembali mempertimbangkan sanksi empat bulan untuk tidak melakukan aktivitas dalam sepak bola. Selain pemain dunia, dukungan juga datang dari legenda Diego Maradona. Sementara itu Chiellini juga menyatakan bila hukuman yang diterima Suarez terlalu berlebihan. Suarez sendiri bukan pertama kali terlibat dengan insiden gigitan, sebelumnya ia pernah melakukan hal yang sama kepada gelandang PSV Eindhoven, Otman Bakkal pada 2010 dan bek Chelsea, Branislav Ivanovic tahun lalu. FIFA menjatuhkan hukuman larangan bermain sembilan kali di ajang internasional dan larangan terlibat dalam dunia sepak bola selama empat bulan kepada Penyerang Uruguay menyusul aksi gigitnya terhadap Giorgio Chiellini. FIFA juga menjatuhkan denda lebih dari Rp1,3 miliar. ( akr ) dibaca 1.598x

Sumber: Sindonews