Kendaraan Pribadi Mulai Padati Bakauheni

Rimanews – Arus balik pemudik yang menggunakan kendaraan pribadi makin ramai memadati Pelabuhan Bakauheni, Lampung, pada tiga hari setelah Lebaran 2015. Berdasarkan pantauan di Bakauheni, menunjukkan ribuan kendaraan pribadi antre di kantung-kantung parkir dermaga yang terdapat di pelabuhan tersebut sejak Selasa dini hari hingga pagi hari. Baca Juga Pemuda Muhammadiyah Sesalkan Pembubaran Kebaktian Natal Pembubaran Kegiatan Natal di Bandung Tragedi Intoleransi Kader Mendukung Anies-Sandi, PDIP Dinilai Tetap Solid Kendaraan ini merupakan pemudik yang hendak menyeberang ke Pulau Jawa dengan menggunakan fasilitas penyeberangan. Selain itu, kondisi jalan lintas Sumatera hingga pukul 00.00 WIB masih ramai dilalui kendaraan pemudik roda dua maupun kendaraan pribadi. Kendaraan bernomor polisi B, A, F serta W masih melintas menuju pelabuhan Bakauheni, serupa dari arah sebaliknya pemudik dari Pulau Jawa juga cukup ramai melintasi Jalinsum arah Bandarlampung. Pemudik asal Bandung, Rosela mengatakan sengaja memilih pulang hari ini karena Rabu (22/7) sudah mulai masuk kerja. “Biar bisa istirahat Mas, kalau besok jalan pulang masih lelah sehingga khawatir tidak dapat beraktifitas rutin di tempat kerja,” kata pegawai negeri sipil itu. Sementara, puncak arus balik pemudik di Pelabuhan Bakauheni, Lampung menuju Merak, Banten, diperkirakan terjadi pada empat hari setelah Lebaran 2015 (H+4). “Kita perkirakan puncak arus balik pada H+4 Lebaran, yakni penumpang dari Sumatera menuju Jawa,” kata Tomy L Kaunang, General Manajer PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Bakauheni. Ia menyebutkan, jumlah penumpang pada puncak arus mudik mencapai ratusan ribu orang dan pada saat arus balik yang akan menyeberang diperkirakan akan sama. Menurut dia, untuk mengantisipasi penumpukan itu, pihaknya telah menyiapkan enam dermaga dan 50 kapal feri/ro-ro untuk layanan penyeberangan Bakauheni-Merak atau sebaliknya. PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Bakauheni menyebutkan jumlah penumpang arus balik sejak H+1 dan H+2 (18-19/7) mencapai 79.343 orang, sedangkan jumlah kendaraan yang diseberangkan mencapai 16.885 unit. Jumlah penumpang yang mudik dari Jawa ke Sumatera (H-9 sampai Lebaran) dengan menggunakan jasa penyeberangan Pelabuhan Merak dan Bakauheni mencapai 708.535 orang. Dengan demikian, baru 11 persen pemudik yang sudah balik dari Sumatera ke Jawa hingga H+2 atau dua hari setelah Lebaran (19/7). Untuk sepeda motor yang diseberangkan dari Bakauheni ke Merak Banten pada H+1 dan H+2 mencapai 8.238 kendaraan, yang belum kembali sekitar 58.984 unit. Jumlah kendaraan roda empat yang sudah balik mencapai 8.200 unit, dan yang belum kembali mencapai 62.296 unit. Sponsored Telah Launching Rimanews Android Apps KATA KUNCI : Mudik Lebaran , arus mudik lebaran , Peristiwa , Nasional

Sumber: RimaNews