Alasan Mengapa Bobotoh Raih Penghargaan Suporter Terbaik

– Piala Presiden 2017 telah rampung digelar di Stadion Pakansari, Bogor, Minggu, 12 Maret 2017, malam. Selain gelar juara untuk Arema FC, sejumlah penghargaan lain juga diberikan kepada sejumlah tim, seperti bobotoh Persib Bandung mendapatkan perhargaan sebagai suporter terbaik (best supporter).
Penghargaan suporter terbaik diterima pelatih Persib Djadjang Nurdjaman di Stadion Pakansari Bogor, Minggu, 12 Maret 2017 malam. Penghargaan diberikan langsung oleh Ketua Steering Committee (SC) Piala Presiden 2017 Maruarar Sirait.
Maruarar menjelaskan kenapa SC Piala Presiden memilih Bobotoh Persib Bandung sebagai suporter terbaik. Menurut dia, sikap yang ditunjukkan bobotoh dengan tidak anarkis saat babak semi final merupakan capaian yang luar biasa.
Meskipun Persib memiliki massa yang sangat besar mereka bisa tenang dan mampu mengendalikan diri. Tidak berhasil di kandangnya tapi mereka bisa tenang, ujar Maruarar dalam siaran persnya, Senin, 13 Maret 2017.
Politikus muda PDIP ini mengatakan, bobotoh telah membangun dasar-dasar sportifitas dalam persepakbolaan di Indonesia. Hal ini juga bisa terbangun karena ada figure yang mampu menenangkan dan mempengaruhi bobotoh seperti Ridwan Kamil, Umuh Muchtar dan Kapolda Jabar.
Ini terjadi kerena ada figur panutan seperti Kapolda Jabar Pak Anton, Kang emil dan Haji Umuh. Karena ada pemimpin yang bisa menenangkan. Terimakasih atas kerja keras mereka menyenangkan bobotoh, katanya.
Maruarar mengaku menyaksikan sendiri pertandingan semifinal antara Persib Bandung vs Borneo FC. Di stadion Jalak Harupat penuh supporter Persib dan begitu juga di luar stadion. Biasanya, sambung Maruarar, pendukung Persib sulit menerima kekalahan apalagidi kandang sendiri.
Namun pada Piala Presdien 2017 ini, walaupun Persib kalah Bobotoh tetap bisa tenang. Hal itu, kata dia, sebagai kedewasaan bobotoh dalam menerima kekalahan.
Itu salah satu alasan kenapa bobotoh terpilih dan mendapat penghargaan sebagai supporter terbaik. Bagi saya juga bobotoh tidak melakukan anakis saat semi final wujud dari kedewasaan mereka, tuturnya.
Menurutnya sikap yang ditunjukkan bobotoh dengan tidak melakukan anarkis saat babak semi final merupakan capaian yang luar biasa. Meskipun dia memiliki massa yang sangat besar mereka bisa tenang dan mampu mengendalikan diri.***

abasudamerica.com agen judi online Sumber: Pikiran Rakyat